RSS

Satistik Univariat

30 Jan

Statistik univariat lebih sering digunakan dan lebih mudah dihitung daripada statistik multivariat. Statistik univariat biasanya membandingkan nilai mean dan median pada dua kelompok atau lebih atau membandingkan proporsi subjek-subjek yang memiliki suatu ciri tertentu atau yang tergolong dalam berbagai kategori.
Bentuk uji univariat yang paling umum adalah

  • uji Pearson chi-square dilaporkan sebagai X2
  • uji-t dilaporkan sebagai t
  • analisis varians dilaporkan sebagai F
  • korelasi dilaporkan sebagai r
  • uji logrank dilaporkan sebagai X2

Lebih lanjut statistik univariat dapat diklasifikasikan ke dalam statistik parametrik dan nonparametrik. Statistik parametrik digunakan bila outcome yang diamati bersifat kontinu. Statistik ini membuat asumsi tertentu mengenai distribusi data. Statistik parametrik yang paling sering adalah uji-t, analisis varians (atau uji-F), dan koefisien korelasi. Semua uji ini mengasumsikan bahwa data terdistribusi secara normal, atau bentuk lonceng, bila digambarkan.
Statistik nonparametrik tidak membuat asumsi tentang bagaimana data terdistribusi dan, oleh karena itu, sering digunakan bila asumsi suatu uji parametrik tidak terpenuhi. Hal ini sering terjadi bila ukuran sampel kecil atau outcome yang diinginkan bersifat diskrit atau ordinal. Contoh statistik nonparametrik yang paling umum adalah uji Pearson chi-square, analisis varians Kruskal-Wallis, dan uji rank-sum.
Uji Chi-Square digunakan untuk mengetahui apakah ada perbedaan atau tidak diantara lebih dari 2 proporsi sampel. Perhitungan didasarkan atas frekwensi observasi (fo) dan frekuensi yang diharapkan (fe)
Aturan yang berlaku pada uji Chai Square adalah sebagai berikut :

  • Jika pada tabel 2×2 dijumpai nilai kurang dari 5, gunakanlah nilai Fisher Exact.
  • Jika pada tabel 2×2 tidak ada nilai <5, sebaiknya digunakan uji continuity correction
  • Jika ltabelnya lebih dari 2×2 misalnya 3×2 atau 3×3 digunakan uji Pearson Chi-square.

Nilai p dapat dilihat di kolom Asymp. Sig bila nilainya kurang dari 0,05 maka dapat disimpulkan adanya perbedaan yang bermakna.

Technorati Tags: , , ,

 
Leave a comment

Posted by on January 30, 2008 in Metodologi Penelitian

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: