RSS

Rinitis Vasomotor

04 Dec


Dikutip dari : Yunita A. Rinitis Vasomotor, ©2003 Digital by USU digital
library

Rinitis vasomotor aadalah terdapatnya gangguan fisiologik lapisan mukosa hidung yang disebabkan oleh bertambahnya aktivitas parasimpatis. Kelainan ini merupakan keadaan yang non-infektif dan on-alergi.
Rinitis vasomotor mempunyai gejala yang mirip dengan rinitis alergi sehingga sulit untuk
dibedakan. Pada umumnya pasien mengeluhkan gejala hidung tersumbat, ingus yang
banyak dan encer serta bersin-bersin walaupun jarang. Etiologi yang pasti belum
diketahui, tetapi diduga sebagai akibat gangguan keseimbangan fungsi vasomotor
dimana sistem saraf parasimpatis relatif lebih dominan. Keseimbangan vasomotor
ini dipengaruhi oleh berbagai faktor yang berlangsung temporer, seperti emosi,
posisi tubuh, kelembaban udara, perubahan suhu luar, latihan jasmani dan
sebagainya, yang pada keadaan normal faktor-faktor tadi tidak dirasakan sebagai
gangguan oleh individu tersebut.

Penatalaksanaan rinitis vasomotor bergantung pada berat ringannya gejala dan
dapat dibagi atas tindakan konservatif dan operatif. Beberapa faktor yang
mempengaruhi keseimbangan vasomotor :
1. obat-obatan yang menekan dan
menghambat kerja saraf simpatis, seperti ergotamin, chlorpromazin, obat anti
hipertensi dan obat vasokonstriktor topikal.
2. faktor fisik, seperti iritasi
oleh asap rokok, udara dingin, kelembaban udara yang tinggi dan bau yang
merangsang.
3. faktor endokrin, sepeti keadaan kehamilan, pubertas, pemakaian
pil antihamil dan hipotiroidisme.
4. faktor psikis, seperti stress,
ansietas dan fatigue.

DIAGNOSIS
Dalam anamnesis dicari faktor yang mempengaruhi keseimbangan vasomotor dan disingkirkan kemungkinan rinitis alergi.
Biasanya penderita tidak mempunyai riwayat alergi dalam keluarganya dan keluhan dimulai pada usia dewasa. Beberapa pasien hanya mengeluhkan gejala sebagai respon terhadap paparan zat iritan tertentu tetapi tidak mempunyai keluhan apabila tidak terpapar. Pada pemeriksaan rinoskopi anterior tampak gambaran klasik berupa edema mukosa hidung, konka hipertrofi dan berwarna merah gelap atau merah tua ( karakteristik), tetapi dapat juga dijumpai berwarna pucat. Permukaan konka dapat licin atauberbenjol ( tidak rata ). Pada rongga hidung terdapat sekret mukoid, biasanya
sedikit. Akan tetapi pada golongan rinore, sekret yang ditemukan bersifat serosa
dengan jumlah yang banyak. Pada rinoskopi posterior dapat dijumpai
post nasal drip.

Pemeriksaan laboratorium dilakukan untuk menyingkirkan
kemungkinan rinitis alergi. Test kulit ( skin test ) biasanya negatif,
demikian pula test RAST, serta kadar Ig E total dalam batas normal. Kadang-
kadang ditemukan juga eosinofil pada sekret hidung, akan tetapi dalam jumlah
yang sedikit. Infeksi sering menyertai yang ditandai dengan adanya sel neutrofil
dalam sekret.

Ciri rinitis vasomotor

beda rinitis vasomotor dengan rinitis alergi

Pengobatan rinitis vasomotor bervariasi, tergantung kepada faktor penyebab
dan gejala yang menonjol.
Secara garis besar, pengobatan dibagi dalam :
1.Menghindari penyebab / pencetus ( Avoidance therapy )
2. Pengobatan
konservatif ( Farmakoterapi ) :
– Dekongestan atau obat simpatomimetik
digunakan untuk mengurangi keluhan hidung tersumbat. Contohnya :
Pseudoephedrine dan Phenylpropanolamine ( oral ) serta Phenylephrine dan
Oxymetazoline (semprot hidung ).
– Anti histamin : paling baik untuk
golongan rinore.
– Kortikosteroid topikal mengurangi keluhan hidung tersumbat, rinore
dan bersin-bersin dengan menekan respon inflamasi lokal yang disebabkan oleh mediator vasoaktif. Biasanya digunakan paling sedikit selama 1 atau 2 minggu sebelum dicapai hasil yang memuaskan. Contoh steroid topikal : Budesonide, Fluticasone, Flunisolide atau Beclomethasone
– Anti kolinergik juga efektif pada pasien dengan rinore sebagai keluhan
utamanya.
Contoh : Ipratropium bromide ( nasal spray )
3. Terapi operatif ( dilakukan bila pengobatan konservatif gagal ) :
– Kauterisasi konka yang hipertrofi dengan larutan AgNO3 25% atau
triklorasetat pekat ( chemical cautery ) maupun secara elektrik (electrical cautery).
– Diatermi submukosa konka inferior (submucosal diathermy of the inferior turbinate )
– Bedah beku konka inferior ( cryosurgery )
– Reseksi konka parsial atau total (partial or total turbinate resection)
– Turbinektomi dengan laser ( laser turbinectomy )
-Neurektomi n. vidianus ( vidian neurectomy ),

Technorati Tags:

 
6 Comments

Posted by on December 4, 2007 in Uncategorized

 

Tags: , , ,

6 responses to “Rinitis Vasomotor

  1. dani iswara

    December 4, 2007 at 5:46 pm

    salam kenal..
    akhirnya ngeblog lg ya dok..
    temen saya ampe mesti bawa sapu tangan kemana-mana..

     
  2. teguh

    January 22, 2008 at 6:57 am

    dok akhiri penderitaan saya..

     
  3. qwe

    March 8, 2008 at 3:27 am

    dok, pliss saya sudah beberapa bulan ini kayaknya cepat banget kena flu, hidung tersumbat, bersin-bersin sampai biasanya keluar darah dari hidung saat buang ingus di pagi hari … ditambah lagi ada pembengkakan kelenjar getah bening di kedua sisi leher saya dok … MINTA SARAN OBAT ANG TPAT DONG DOKKK … pliss replay di mail aku ya dok

     
  4. Budi

    February 7, 2009 at 6:39 am

    Dok please help me.
    Sy sangat menderita dengan penyakit hidung sy, hidung selalu tersumbat tdk pernah terasa plong, tetapi tdk ada lendirnya, rs tidak nyamannya sll sy rasakan setiap saat, dihidung dan telinga, setiap sy bicara terasa nyeri/ngilu dihidung dan rahang jd pegal,suara seperti mentok dihidung dan berat utk keluar, jd sulit berkomunikasi, mata juga seperti nanar, konsentrasi sy jd sangat lemah, hingga berpikir jd lamban, bdn sll lesu walaupun sdh olahraga. Hal ini sdh dr kecil sy alami dan makin terasa berat. Skrg sy 32 th. Sy sdh 4th berobat tp blm ada obat yg dpt mengurangi penderitaan sy, sy pernah operasi konka th2005, fess2006 dan hypertrophy konka 2008, pernah cauter electric jg, tp blm jg ada perubahan, terakhir sy didiagnosa kemungkinan rinitis vasomotor, diberi obat rhinos sr dan nasonek pdhal sy udah puluhan kali pakai obat tsb tp tak ada perubahan, please help me dok, apakah benar ini rinitis vasomotor, bagaimana pengobatannya, apakah bisa sembuh dok. Please balas keemail ku aja dok. Makasih atas bantuannya dok.

     
  5. sand

    June 4, 2009 at 8:06 am

    mkasih info na..
    jdi ykin periksain k dokter THT…

     
  6. rio

    June 13, 2009 at 2:57 am

    hai..
    salam kenal..
    bSa mnta bantuannya..?
    kata dokter saya mengidap rinitis vasomotor..
    tapi ktannya obatnya hanya bisa meredakan nga bisa sembuh..
    dan slama iniyang aku rasakan seperti itu..
    minta sarannya donk ngatasinnya..
    thax

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: